Pangdam IX/Udayana Evaluasi Ketat Anggaran 2025: Apresiasi Satuan WBK dan Tekankan Efisiensi

DENPASAR – Dalam upaya memperkuat transparansi serta efektivitas kinerja organisasi, Kodam IX/Udayana menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Tahun Anggaran 2025. Agenda strategis ini dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, Senin (22/12/2025). Rapat ini dihadiri secara luring oleh jajaran pimpinan tinggi Kodam, mulai dari Kasdam, Irdam, hingga para Asisten dan Kabalakdam IX/Udayana. Sementara itu, pejabat wilayah dari jajaran Korem 161/Wira Sakti dan Korem 162/Wira Bhakti mengikuti jalannya evaluasi secara daring guna menyatukan persepsi mengenai realisasi anggaran di seluruh satuan kerja di bawah komando Kodam IX/Udayana. Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa rapat ini merupakan sarana krusial untuk membedah permasalahan menonjol dalam pelaksanaan program kerja. Fokus utamanya adalah mengevaluasi kinerja Satuan Kerja (Satker) dalam mengelola DIPA TA 2025 sebagai bentuk tanggung jawab atas otoritas anggaran yang telah diamanatkan oleh negara. Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan apresiasi tinggi kepada satuan yang berhasil menunjukkan dedikasi dalam reformasi birokrasi. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada satuan yang telah menunjukkan hasil WBK terbaik, yaitu Korem 162/Wira Bhakti dan Rindam IX/Udayana. Jadikan pencapaian tersebut sebagai standar dan contoh bagi satuan lainnya untuk terus berinovasi dan bekerja dengan integritas tinggi,” tegas Pangdam. Pangdam juga menyoroti tantangan fiskal sepanjang tahun berjalan yang diwarnai kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Menghadapi tutup tahun, ia memberikan instruksi tegas terkait administrasi keuangan. “Penambahan pejabat perbendaharaan meliputi PPK, PPSPM, dan BP/BPN harus dimaksimalkan hingga 31 Desember 2025 untuk menjamin kesiapan administrasi dan kelancaran proses pengelolaan anggaran di seluruh satuan kerja,” jelasnya. Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh jajaran untuk menajamkan prioritas pada kebutuhan operasional dan kesiapan satuan. “Mari kita perkuat perencanaan dengan fokus pada dukungan yang berdampak langsung terhadap tugas TNI AD di wilayah Kodam IX/Udayana,” pesannya. Acara dilanjutkan dengan paparan mendalam dari Kasdam IX/Udayana dan Asrendam IX/Udayana. Di penghujung rapat, Pangdam memberikan penekanan keras terkait kedisiplinan prajurit. Beliau menginstruksikan seluruh personel untuk menjauhi perilaku negatif, terutama terlibat dalam judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol). Prajurit juga diminta untuk senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial guna menjaga citra baik institusi TNI. Terkait program kerja ke depan, Kodam IX/Udayana berkomitmen penuh mendukung Program Unggulan KASAD dan program pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Program Pangan Murah, Fasilitas Air Bersih, Makan Bergizi Gratis, Irigasi Pertanian, pembangunan jembatan di daerah 3T, hingga Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebagai penutup, Pangdam menegaskan pentingnya rasa empati prajurit dalam membantu kesulitan rakyat. Ia menginstruksikan para Komandan Satuan (Dansat) untuk selalu responsif dan peduli terhadap bencana alam yang terjadi di wilayahnya. “Para Dansat harus segera memberikan bantuan sesuai kemampuan kepada wilayah yang dilanda bencana sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Pendam IX/Udy)